Skip to main content

Review Presentasi : Antisipasi Kekerasan Seksual pada Anak


Presentasi ke-4
Kelompok 3

Tema / Judul Presentasi : Antisipasi Kekerasan Seksual pada Anak

Kekerasan seksualitas yang terjadi pada sampai saat ini mencapai angka yang luar biasa. Pelaku banyak berasal dari orang terdekat, bias dari keluarga sendiri atau tetangga rumah. Presentasi ini akan memfokuskan pada peran keluarga (ayah dan ibu) dalam edukasi antisipasi kekerasan seksual pada anak.

Pertama yang bias dilakukan adalah pentingnya membangkitkan fitrah seksualitas. Tujuan dengan adanya pendidikan seksualitas anak adalah
·       Anak mengerti tentang identitas seksualnya
·       Mengenali peran seksualitas yang ada dalam dirinya
·       Mengajarkan anak untuk melindungi dirinya dari kejahatan seksual.

Bagaimana cara mengajarkan pada anak untuk mengantisipasi kejahatan seksual? Menurut Ustzh. Herlini Amran  yaitu
·       Mengajarkan konsep aurat
·       Pisahkan tempat tidur anak laki dan perempuan
·       Jelaskan adab kesopanan
·       Ajarkan adab minta ijin dalam rumah tangga
·       Tanamkan jiwa feminism pada anak perempuan dan jiwa maskulin pada laku-laki.

Solusi lain menurut hasil diskusi kelompok yaitu memilah tontonan dan permainan untuk anak, mengajarkan pendidikan agama, dan membiasakan sejak balita menggunakan pakaian yang tidak terlalu terbuka (mengenalkan konsep aurat).

Sumber bacaan :
Presentasi kelompok 5, 6, dan 7 IIP Bunda Sayang Batch 2
Jurnal Pendidikan Usia Dini DOI , https://doi.org/10.21009/JPUD.092


#IbuProfesional
#BundaSayang
#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunsayIIP
#FitrahSeksualitas


Comments

Popular posts from this blog

Fitrah Seksualitas : Latih Kebiasaan Sehari-hari

Penyimpangan bisa saja terjadi karena perilaku sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat memicu perilaku yang tidak semestinya. Mungkin bagi kita hal itu tidak penting, tapi bisa jadi, untuk anak kita atau orang lain yang fitrah seksualitasnya belum berakhir dengan sempurna malah menjadi 'tanda tanya' besar untuknya kelak.  Seperti salah satu kutipan dalam presentasi "Parenting is not about the kids, It's about the parents". Anak adalah peniru ulung, maka sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan contoh yang terbaik untuk anaknya. Terutama dalam kebiasaan sehari-hari yang nantinya akan menjadi kebiasaannya kelak suatu hari. Saya mulai membiasakan sedari dini pada anak, saat mandi ya harus di kamar mandi, pintu tertutup. Kalo terbuka biasanya saya langsung komentar, "eh, maluuuu... gak pakai baju. Ayo ditutup pintunya."  Paling bikin deg-deg an saat ini adalah karena anak masih super nempel sama saya, padahal ini sudah 1bulan lebih di ruma...

Aliran Rasa - Fitrah Seksualitas

Alhamdulillah, semakin hari anak saya semakin paham akan gendernya. Terlebih lagi dalam pelaksanaan ibadah. Ramadhan kali ini saya sering mengajaknya buka bersama di masjid dekat rumah eyangnya di Jogja. Semakin dia paham kalo sholat laki-laki di shaf laki-laki. Perempuan dengan perempuan. Alhamdulillah dia sendiri yang meminta saat sholat akan dimulai, dia mencari eyang papinya dan berkata, "Arsyad sholat sama eyang papi. Ibu sholat sama eyang mami." Masya Allah... Kami orang tua hanya bisa berikhtiar. Segala kemudahan ini datangnya dari Allah semata.

Review Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country

Presentasi ke-5 Kelompok 4 Tema / Judul Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country Fokus pada permasalahan ‘darurat Ayah’, dimana ayah hanya berfungsi sebagai pencari nafkah saja. Fatherless, ketika ayah hanya hadir secara biologis tidak hadir secara psikologis di dalam jiwa anak.  Dampak dari ketidakhadiran ayah dapat membuat : ·        Sex role model anak menjadi kacau ·        Bagi seorang anak wanita akan membuatnya bingung dan tidak tahu harus mencari seorang pria yang seperti apa dalam hidupnya. ·        Hilangnya sisi maskulinitas yang mengajarkan soal ketegasan dan kedisiplinan. Peran Ayah dalam keluarga, 1.        A man of mission and vision 2.        Pensuplai Ego 3.        Pembangun Struktur Berpikir dan Rasionalitas 4.   ...