Skip to main content

Semua Anak adalah Bintang - Day 6

"Cicak cicak di dinding.. diam diam merayap. Datang nyamuk. Hap. Hatiku tinggal 1"

Begitulah biasanya Arsyad bernyanyi. Mix dengan lagu Balonku. hahaha... Karena begitu senangnya bernyanyi lagu Cicak dan Balonku menjadi anpricelessdalannya. Hampir setiap saat hanya menyanyikan 2 lagu itu. Sampai-sampai kami yang mendengarnya pun bosan. Ah, tetaplah ini salah saya sebagai Ibunya. Karena hanya mengenalkan 2 lagu itu paling sering. Kenapa? Karena 2 benda itu yang paling sering terlihat oleh kami, jadi begitu mudah juga kami nyanyikan setiap saat.

Saya pun mencoba hal baru untuk Arsyad. Karena saya tau dia begitu sangat suka dengan nada, musik, dan ritme. Mengapa saya sangat yakin? Karena hanya mendengar musik saja, bahkan kadang dari kejauhan (tanpa memandang genre musiknya) disaat Arsyad senang dengan apa yang didengarnya pasti kepala dan tangan mulai bergoyang mengikuti musik. Ah, andai mata saya ada kamera, karena saat-saat seperti itu bisa dipastikan saya lupa dengan handphone. 

Beberapa hari ini saya mulai menyanyikan beberapa lagu berbeda dan dengan cepat Arsyad bisa mengikuti saat saya mengulang yang ke 3 dan seterusnya. Saya pun semakin semangat untuk mengajaknya bernyanyi. Alhamdulillah sudah ada beberapa lagu anak yang bisa kami nyanyikan bersama dan selalu excited setiap melihat ekspresi Arsyad saat mengikuti saya bernyanyi.

Walaupun masih belum bisa bernyanyi sesuai dengan nada yang tepat, tapi dengan mengerti dan hafal liriknya saja saya sudah sangat bangga. Ditambah dengan ekspresinya saat bernyanyi, priceless :)

#Tantangan10hari
#level7
#kuliahbunsayIIP
#BintangKeluarga

Comments

Popular posts from this blog

Fitrah Seksualitas : Latih Kebiasaan Sehari-hari

Penyimpangan bisa saja terjadi karena perilaku sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat memicu perilaku yang tidak semestinya. Mungkin bagi kita hal itu tidak penting, tapi bisa jadi, untuk anak kita atau orang lain yang fitrah seksualitasnya belum berakhir dengan sempurna malah menjadi 'tanda tanya' besar untuknya kelak.  Seperti salah satu kutipan dalam presentasi "Parenting is not about the kids, It's about the parents". Anak adalah peniru ulung, maka sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan contoh yang terbaik untuk anaknya. Terutama dalam kebiasaan sehari-hari yang nantinya akan menjadi kebiasaannya kelak suatu hari. Saya mulai membiasakan sedari dini pada anak, saat mandi ya harus di kamar mandi, pintu tertutup. Kalo terbuka biasanya saya langsung komentar, "eh, maluuuu... gak pakai baju. Ayo ditutup pintunya."  Paling bikin deg-deg an saat ini adalah karena anak masih super nempel sama saya, padahal ini sudah 1bulan lebih di ruma...

Aliran Rasa - Fitrah Seksualitas

Alhamdulillah, semakin hari anak saya semakin paham akan gendernya. Terlebih lagi dalam pelaksanaan ibadah. Ramadhan kali ini saya sering mengajaknya buka bersama di masjid dekat rumah eyangnya di Jogja. Semakin dia paham kalo sholat laki-laki di shaf laki-laki. Perempuan dengan perempuan. Alhamdulillah dia sendiri yang meminta saat sholat akan dimulai, dia mencari eyang papinya dan berkata, "Arsyad sholat sama eyang papi. Ibu sholat sama eyang mami." Masya Allah... Kami orang tua hanya bisa berikhtiar. Segala kemudahan ini datangnya dari Allah semata.

Review Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country

Presentasi ke-5 Kelompok 4 Tema / Judul Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country Fokus pada permasalahan ‘darurat Ayah’, dimana ayah hanya berfungsi sebagai pencari nafkah saja. Fatherless, ketika ayah hanya hadir secara biologis tidak hadir secara psikologis di dalam jiwa anak.  Dampak dari ketidakhadiran ayah dapat membuat : ·        Sex role model anak menjadi kacau ·        Bagi seorang anak wanita akan membuatnya bingung dan tidak tahu harus mencari seorang pria yang seperti apa dalam hidupnya. ·        Hilangnya sisi maskulinitas yang mengajarkan soal ketegasan dan kedisiplinan. Peran Ayah dalam keluarga, 1.        A man of mission and vision 2.        Pensuplai Ego 3.        Pembangun Struktur Berpikir dan Rasionalitas 4.   ...