Skip to main content

Pohon Literasi - Day 2

Hari ke 2 tantangan level 5.
Arsyad memang sudah terbiasa untuk membaca buku. Terlebih saat ini dia bisa meraih buku-bukunya tanpa bantuan saya. Ada 1 buku yang menjadi favoritenya dalam beberapa hari. Selalu dicari disaat dia melihat kecoa. Ya, buku terbitan Rabbit Hole dengan judul Asal Mula Namaku ini sangat gamblang bercerita tentang kecoa. Hewan yang selalu muncul tiba-tiba. Membuat Ibu kaget dan Arsyad akan berkata, "Arsyad berani sama kecoa. Ibu berani. Ayah berani" hahaha

Kadang, Arsyad bermain bersama tetangga depan rumah juga dengan saling membaca buku. Mereka mengeluarkan buku masing-masing dan membolak balikkan buku sambil menyebutkan ada benda/hewan apa di dalam bukunya. Tampak seru sekali. Disaat seperti ini saya baru bisa mengabadikan moment. Maklum, hape tidak selalu saya bawa kemana-mana. Tapi saat anak ada teman berbincang atau bermain, saat itu saya pasti akan cari HP.

Malam ini, kami berencana untuk ke Cilegon karena esok pagi (Sabtu dini hari) kami akan melanjutkan perjalan menuju Lampung. Disinilah Ibu langsung menyiapkan beberapa bekal buku untuk bisa dibaca saat perjalanan nanti. Saya pun belum pernah tau kondisi kapal penyebrangan Merak-Bakauhuni seperti apa. Semoga kondusif untuk anak :)

Saat hari ke 2 tantangan ini, Ayah dan Ibu belum sempat untuk membaca buku :( Kami lebih sering menemani Arsyad membaca buku. Semoga dilain kesempatan kami bisa pegang buku-buku yang sudah lama tidak kami buka.

#Day2
#Tantangan10Hari
#Level5
#Bunda Sayang
#Ibu Profesional
#IIP
#For Things To Change, I Must Change First

- 27 Okt -

Comments

Popular posts from this blog

Fitrah Seksualitas : Latih Kebiasaan Sehari-hari

Penyimpangan bisa saja terjadi karena perilaku sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat memicu perilaku yang tidak semestinya. Mungkin bagi kita hal itu tidak penting, tapi bisa jadi, untuk anak kita atau orang lain yang fitrah seksualitasnya belum berakhir dengan sempurna malah menjadi 'tanda tanya' besar untuknya kelak.  Seperti salah satu kutipan dalam presentasi "Parenting is not about the kids, It's about the parents". Anak adalah peniru ulung, maka sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan contoh yang terbaik untuk anaknya. Terutama dalam kebiasaan sehari-hari yang nantinya akan menjadi kebiasaannya kelak suatu hari. Saya mulai membiasakan sedari dini pada anak, saat mandi ya harus di kamar mandi, pintu tertutup. Kalo terbuka biasanya saya langsung komentar, "eh, maluuuu... gak pakai baju. Ayo ditutup pintunya."  Paling bikin deg-deg an saat ini adalah karena anak masih super nempel sama saya, padahal ini sudah 1bulan lebih di ruma...

Aliran Rasa - Fitrah Seksualitas

Alhamdulillah, semakin hari anak saya semakin paham akan gendernya. Terlebih lagi dalam pelaksanaan ibadah. Ramadhan kali ini saya sering mengajaknya buka bersama di masjid dekat rumah eyangnya di Jogja. Semakin dia paham kalo sholat laki-laki di shaf laki-laki. Perempuan dengan perempuan. Alhamdulillah dia sendiri yang meminta saat sholat akan dimulai, dia mencari eyang papinya dan berkata, "Arsyad sholat sama eyang papi. Ibu sholat sama eyang mami." Masya Allah... Kami orang tua hanya bisa berikhtiar. Segala kemudahan ini datangnya dari Allah semata.

Review Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country

Presentasi ke-5 Kelompok 4 Tema / Judul Presentasi : Indonesia Should Not to be a Fatherless Country Fokus pada permasalahan ‘darurat Ayah’, dimana ayah hanya berfungsi sebagai pencari nafkah saja. Fatherless, ketika ayah hanya hadir secara biologis tidak hadir secara psikologis di dalam jiwa anak.  Dampak dari ketidakhadiran ayah dapat membuat : ·        Sex role model anak menjadi kacau ·        Bagi seorang anak wanita akan membuatnya bingung dan tidak tahu harus mencari seorang pria yang seperti apa dalam hidupnya. ·        Hilangnya sisi maskulinitas yang mengajarkan soal ketegasan dan kedisiplinan. Peran Ayah dalam keluarga, 1.        A man of mission and vision 2.        Pensuplai Ego 3.        Pembangun Struktur Berpikir dan Rasionalitas 4.   ...